Blog / Penolakan Muslim: "Tak Ada Trinitas!"

 Muhammad hanya mengenal Trinitas lewat dengar-dengaran sehingga Nabi Islam ini melontarkan tuduhan yang salah kaprah, dimana dalam Qurannya Maria dimasukkan sebagai bagian dari oknum Trinitas (Sura al Maidah 5:116 - “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?..."), sementara tak satu orang Kristen pun yang mengajarkan atau meyakini konsep Trinitas seperti itu.

 

Penolakan Muslim

“Hanya ada satu Tuhan! Mengapa orang Kristen percaya kepada Trinitas? Disini ada tiga Tuhan – tetapi Allah hanya satu! (Sura 4:171; 5:75-76).

 

Siapa yang dapat memberi sebuah gambaran dari Tuhan yang kekal? Pikiran manusia tak sanggup mengukur sesuatu yang lebih dalam dari persepsi kita. Karena alasan inilah Tuhan memperkenalkan diriNya dalam bentuk metafora hingga Ia menyatakannya dalam level manusia melalui Yesus Kristus.

Muslim melihat doktrin Trinitas,[1] dan juga Yesus sebagai Anak Allah, sebagai sebuah pelanggaran atas doktrin keesaan Tuhan (Tauhid). Muhammad, sejauh yang dapat disimpulkan dari Quran, tak pernah mengenal tulisan-tulisan Alkitab yang membahas mengenai bagaimana Tuhan yang esa itu menyatakan diriNya sebagai Tuhan trinitas, yang terdiri dari Bapa, Anak dan Roh Kudus. Alkitab tak pernah memberi penjelasan mengenai Tuhan Trinitas, namun hanya menyatakan fakta (Matius 28:19). Meski demikian, Yesaya diberi penglihatan yang membenarkan konsep Trinitas (Yesaya 63:7-10): Yahweh (ayat 7) menjadi Juru Selamat (ayat 8, nama Yeshua adalah nama faktual Yesus tatkala Ia berjalan diatas bumi).

Kemudian dikatakan bagaimana umat Tuhan memberontak terhadap Yeshua dan mendukakan Roh Kudus (ayat 10). Tampaknya Muhammad hanya mengenal Trinitas lewat dengar-dengaran sehingga Nabi Islam ini melontarkan tuduhan yang salah kaprah, dimana dalam Qurannya Maria dimasukkan sebagai bagian dari oknum Trinitas (Sura al Maidah 5:116 “Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?..."), sementara tak satu orang Kristen pun yang mengajarkan atau meyakini konsep Trinitas seperti itu. Natur dari subyek ini mengharuskan kita untuk memperlakukannya dengan sikap hormat, oleh karena keterbatasan pemikiran kita. Meyakini natur Tuhan yang trinitas adalah sebuah tindakan iman, sebagaimana halnya kita menerima keesaanNya.

Ketiga “personalitas” Tuhan digambarkan dalam Alkitab sebagai berikut:

Sebagai Tuhan Bapa.[2][2] Nama Tuhan yang paling umum ditemukan dalam Perjanjian Baru (Matius 18:10; Lukas 12:32; Yohanes 11:41; 14:12). Alkitab menggambarkan Tuhan sebagai satu pribadi yang berelasi dengan manusia secara pribadi. Tuhan atas alam semesta adalah Tuhan yang berelasi. Dalam diri Tuhan, Bapa – Anak dan Roh Kudus – berelasi satu sama lain dengan kasih yang sempurna. Karena naturNya, Tuhan mengundang manusia untuk masuk kedalam sebuah relasi dengan diriNya, dan mengenalNya sebagai Bapa.

Sebagai Tuhan Sang Anak. Yesus berbicara mengenai relasiNya dengan Bapa Surgawi dengan kata-kata yang menekankan keunikanNya yang sempurna sebagai Putra Tuhan (Matius 11:27; Yohanes 17:1-5). Yesus datang ke dalam dunia ini dari Bapa, dan Ia telah meninggalkan dunia dan kembali kepada Bapa (Yohanes 16:28). Yesus tidak diciptakan namun telah ada sebelum inkarnasiNya (Mikha 5:2; Yohanes 1:1-2). Adalah penting untuk menekankan teks-teks Alkitab seperti itu saat berdiskusi dengan orang Muslim, karena teks-teks itu dengan jelas menunjukkan relasi internal dan ilahiah antara Bapa dan Anak.

Sebagai Tuhan Roh Kudus. Roh Kudus disingkapkan oleh Yesus (Yohanes 14-16) dan datang dari Bapa dan bersaksi tentang Yesus (Yohanes 15:26), menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman (Yohanes 16:8). Ia akan menyertai orang percaya sampai selama-lamanya sebagai Roh Kebenaran yang tinggal dalam diri mereka (Yohanes 14:16-17). Roh Kudus memimpin para murid kedalam seluruh kebenaran dan akan mengingatkan mereka akan apa yang telah Yesus katakan (Yohanes 14:26).

Di beberapa tempat, Alkitab menyebut ketiga pribadi Tuhan – Bapa, Anak dan Roh Kudus – dalam satu kalimat (Matius 28:19; 2Korintus 13:14; Efesus 2:18). Ayat-ayat ini dapat dikutip saat berdiskusi dengan Muslim, tetapi Yesaya 63:7-10 memiliki penjelasan yang paling lengkap. Contoh-contoh dari natur Tuhan juga memperlihatkan “tiga dalam satu” sebagai sesuatu yang mungkin:

Matahari memanifestasikan dirinya sebagai materi, terang dan panas.

Air dapat muncul dalam tiga keadaan: cair, gas atau padat.

Sebuah koin dapat dilihat dari tiga sisi (atas, bawah dan samping).

Waktu terdiri dari masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang.

Seorang manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh.

Bapak Bangsa, Anak Bangsa dan Semangat Bangsa. Misalnya Presiden Sukarno adalah Bapak Bangsa. Tetapi pada saat yang sama ia juga adalah seorang Anak Bangsa yang dipersatukan di dalam semangat bangsa.

 

Ilustrasi-ilustrasi seperti ini hanya sebagian saja namun tidak mutlak membantu kita untuk bisa mengerti tentang Trinitas secara lebih baik. Namun adalah penting untuk menjelaskan pada Muslim bahwa orang Kristen percaya hanya pada satu Tuhan (Ulangan 6:4), yang menyatakan diriNya dalam tiga pribadi.

Dengarkanlah hai Israel, YAHWEH, Elohim kita, YAHWEH itu Esa (Ulangan 6:4)

 


[1] Doktrin Trinitas adalah hasil dari eksplorasi terus menerus yang dilakukan oleh gereja terhadap data Alkitab, dan juga sebagai hasil perdebatan dan kesepakatan-kesepakatan, yang kemudian diformulasikan dalam Sidang gereja pertama di Nicea pada tahun 325 AD, dengan cara yang mereka yakini konsisten dengan kesaksian Alkitab. Selanjutnya formula ini semakin disempurnakan dalam konsili-konsili berikut dan juga dalam tulisan-tulisan. Pondasi Alkitab yang diakui paling luas  untuk formulasi doktrin ini terdapat di Injil Yohanes.

[2] Gelar ini tidak muncul dalam Islam, dan karena itu ditolak.

 


Add a Comment
| 24
JANGAN GITU AH
Reply| 20 Oct 2017 19:28:01
@Siti Khadijah

tulisan artikel sudah saya petik, mengapa ente kagak merespon sedikit pun?

lagi lagi ente asbun doang!
JANGAN GITU AH
Reply| 20 Oct 2017 19:25:56
@Siti Khadijah


@JANGAN GITU AH

HAHAHA...DARI MANA SULAPNYA ANDA INI YA? KOK BILANG:
Nama Bapa = Yahwe
Nama Anak = Yesus (Latin/Greek) = Yehoshua (Hebrew) = Yahwe Penebus
Nama Roh Kudus = Yahwe

AYATNYA MANA YA? NGARANG2 YAHWEH AJA, PADAHAL SIAPA ITU YAHWEH JUGA TAK KAU KENAL,

JGA:

Jadi, nama Bapa siapa?? bukan Yahwe gitu?
Nama Roh Kudus siapa? Bukan Yahweh gitu?

wkwkwk

ayatnya? banyak... salah satu Yesus sendiri menyatakan bahws Tuhan itu Roh dan karena itu lah Yesus menyembah-Nya di dalam roh dan kebenaran. Maknanya penyembahan bukan dalam ritual fisik melainkan harus juga melibatkan roh manusia itu sendiri.

Pertanyaan saya, kalau Yesus mengataka Tuhan itu Roh, lalu siapa nama-Nya? Kalau bukan Yahwe, lalu siapa?

pertanyaan ke 2
Orang Israel menyebut atau menyapa Tuhan dengan Ha Shem = Sang Nama, atau Adonay = Bapak, dan YANG TERPUJI - Sebutan ini kemudian dicatut Islam. Kalau bukan Yahweh, lalu siapa?

dst...


kalau ente gak mampu jawab, lempar handuk aja atau lambaikan tangan ke depan kamera!
JANGAN GITU AH
Reply| 20 Oct 2017 19:05:01
@Siti Khadijah

penulis Trinitas, Egi Sujana? wkwkwk ngelawak atau ngelindur ente??
Siti Khadijah
Reply| 18 Oct 2017 14:04:57
@JANGAN GITU AH

HAHAHA...DARI MANA SULAPNYA ANDA INI YA? KOK BILANG:
Nama Bapa = Yahwe
Nama Anak = Yesus (Latin/Greek) = Yehoshua (Hebrew) = Yahwe Penebus
Nama Roh Kudus = Yahwe

AYATNYA MANA YA? NGARANG2 YAHWEH AJA, PADAHAL SIAPA ITU YAHWEH JUGA TAK KAU KENAL, MAKA KAU OBRRALKAN SAMA KPD SEMUA PRIBADI TRINITAS?????.
Coba belajar sedikit, dan jangan sombong2 dulu nantang2 penulis Trinitas-nya Eggi Sudjana...
JANGAN GITU AH
Reply| 17 Oct 2017 14:31:14
@Siti Khadijah

Nama Bapa = Yahwe
Nama Anak = Yesus (Latin/Greek) = Yehoshua (Hebrew) = Yahwe Penebus
Nama Roh Kudus = Yahwe

Silakan jelaskan dari ketga poin di atas dimana letak Trinitas yang ente maksud?
JANGAN GITU AH
Reply| 15 Oct 2017 22:00:19
@Siti Khadijah
inikah yang kamu katakan di dalam artikel mereka yang saya harus renungi?
ini saya petik untuk juga anda baca-baca:
"Dan itulah yang menjadi dasar kenapa Yesus (ANAK) selanjutnya memerintahkan murid-muridNya untuk membaptis orang2 yang percaya kepada Tuhan dalam SATU nama (name bukan names): BAPA dan ANAK dan ROH KUDUS (Matius28:19) Tidak ada Tuhan lain yang sudah memanifestasikan diriNya kehadapan umatNya, apalagi memeperagakan keberadaan diriNya kepada public sebagai saksi mata!"

SILAHKAN TUJUKKAN BAGIAN MANA dari petikan di atas yang menyangkali tulisan saya?

Perhatkan kata NAME bukan NAMES ya, supaya anda segera sadar kengawuran mu yang menuduh saya gegabah. Sebab secara esensi artikel mereka tidak menyangkali tulisan saya di bawah.

Salam buat mereka yang menghargai nalar
JANGAN GITU AH
Reply| 15 Oct 2017 21:41:07
@Siti Khadijah

gini aja... kalau anda tidak mampu jawab, suruh penulis artikel adu debat dengan saya.....koar koar koar... pale lu koar koar!
Siti Khadijah
Reply| 10 Oct 2017 12:05:37
@JANGAN GITU AH,

Saya persilahkan anda yg banyak koar2, utk baca dan renungkan postingan terakhir ttg Trinitas (by Hamba Tuhan Yg Mahaesa).
Itu sudah cukup utk membuka mata anda bhw Mat 28:19 ADALAH BAGIAN yg Tuhan Yesus maksudkan utk menyampaikan message ttg JATIDIRINYA yang TRINITAS. Jadi bukan sesembrono dangkal spt yg anda lontarkan bhw :ITU HANYA NAMA... HANYA NAMA...." Faham?
Si momad69Aisha
Reply| 09 Oct 2017 09:55:33
@JANGAN GITU AH
Hua..a ha..a ha..aaaa....
Adu gara-gara ente nih bro.., enne jadi tesedak-sedak terus begini..

JANGAN GITU AH...
JANGAN GITU AH
Reply| 08 Oct 2017 00:26:45
@Siti Khadijah

Jangan kabur dong, ente?!?
JANGAN GITU AH
Reply| 30 Aug 2017 19:42:09
@Siti Khadijah menulis:
"TAK TAHUKAH ANDA, bhw diseluruh Alkitab, nama Tuhan itu mengekspressikan jatidiri Tuhan? Ketika Tuhan berkata bhw namaKu kudus misalnya, tentu bukan terbatas pada nama 4 atau 5 aksarawi YHWH atau YESUS itu kudus, melainkan ya DIRINYA itulah."

1. Silakan jelaskan maksud "jatidiri" yang anda katakan di atas lebih kongkrit dan detil dan logis berdasarkan kerangka berfikir Alkitab, tidak yang lain.

2.2. Anda berteori muluk-muluk soal nama yang kudus dimana anda katakan tidak terbatas pada 4 atau 5 huruf seperti YHVH atau Yesus. Mestinya anda mengikuti kerangka berfikir Alkitab yang diungkapkan dalam 10 pasal perintah yang diterima Musa di G Sinai, yakni pasal ke 3 (sila cari tahu sendiri). Tidak ada korelasinya jumlah huruf dengan kudusnya nama Tuhan. Anda ini terlalu berlebihan menurut saya.
JANGAN GITU AH
Reply| 30 Aug 2017 19:23:07
@Siti Khadijah

1. Anda mengatakan saya GEGABAH tatkala mengatakan konteks kutiban perintah Yesus perihal membabtis dalam NAMA yang kerap dianggap sebagai bukti Trinitas. Tetapi sangat disayangkan anda tidak bisa membantah apa pun yang saya sampaikan dan memberikan penjelasan kongkrit letak tuduhan pada saya. Ada apa dengan anda?

2. Anda mengatakan saya sering melempar isyu isyu salah kaprah dan menyuruh saya merenungi isyu salah kaprah tersebut. Apa gerangan hubungan isyu isyu yang anda anggap salah kaprah itu dengan soal trinitas ini? Red Herring kah atau Ad-Hominem? Bisa jelaskan salah kaprahnya dimana?

3. Saya sudah tahu jika nama menunjukkan jati diri jauh jauh hari sebelum Anda bertanya seperti itu. Lantas korelasinya apa dengan quote anda di bawah?
Siti Khadijah
Reply| 15 Aug 2017 09:10:52
@JANGAN GITU AH
Maaf, anda gegabah berkata banyak tapi jauh dari akurat. Antara lain yg sangat menyolok adalah statement anda: "...dan baptislah mereka dalam NAMA Bapa, Putra dan Roh Kudus..." Ayat ini kerap di kutib untuk membenarkan penjelasan kita tentang Trinitas. Faktanya di ayat itu tidak sedikit pun mendukung teori pembenaran kita, sebab...., di situ konteksnya adalah NAMA. Sekali lagi konteksnya adalah NAMA".

TAK TAHUKAH ANDA, bhw diseluruh Alkitab, nama Tuhan itu mengekspressikan jatidiri Tuhan? Ketika Tuhan berkata bhw namaKu kudus misalnya, tentu bukan terbatas pada nama 4 atau 5 aksarawi YHWH atau YESUS itu kudus, melainkan ya DIRINYA itulah.
Semoga hal mendasar ini bisa anda resapi dg baik, dan juga sekalian meresapi isyu2 lainnya dari anda yg banyak salah kaparah. Gb
hidayah TUHAN bangsa Israel
Reply| 13 Aug 2017 13:55:32
Dari Hidayah TUHAN Bangsa IsraEL TUHAN BAPA YAHWEH ELOHIM nya Avraham ELOHIM nya Yitshak ELOHIM nya Yaacov ELOHIM nya semua nabi – nabi bangsa YisraEL
Kepada para muslim saudaraku , Antum sekalian tentu sepakat bahwa TUHAN itu Mutlak Tak Terbatas MAHA KUASA dan tak ada seorangpun Manusia Ciptaan Beliau yang pernah melihat memandang TUHAN secara langsung Karena RADIASI KE KADOSH ANNYA TERLAMPAU MAHA KADOSH Bagi semua makhluk ciptaannya.
Nasrani Kristen memandang melihat TUHAN mereka seperti tritunggal seperti trinitas seperti tiga dalam satu karena Wasiat Perintah Juru Selamat mereka TUHAN YAHSHUAH HAMASIACH sebelum mikraj ke Shamayim : Karena itu Jadikan Semua Bangsa Murid-KU dan Mikveh lah mereka dalam NAMA BAPA , PUTRA DAN RUACH HA KODESH Dan Ajarkanlah mereka semua ketetapan – ketetapanku.
Pandangan mereka tentang doktrin TUHAN tritunggal hanyalah usaha mereka yg terbatas sebagai makhluk ciptaan BELIAU ABI YAHWEH untuk Menjelaskan Relasi BAPA, Relasi PUTRA dan Relasi RUACH HA KODESH dalam SATU PRIBADI TUHAN mereka Yang ECHAD PRIBADI ABI YAHWEH dalam sudut pandang mereka yg terbatas sebagai manusia ciptaan Beliau ABI YAHWEH BAPA semua makhluk ciptaan.

Tak ada satu orang pun manusia di ha-aretz atau dunia ini yang mampu menjelaskan hakikat KETUHANAN YANG MAHA MUTLAK TAK TERBATAS termasuk para Nabi Bangsa YisraEL sekalipun. Yang ditemui oleh Nabi Moshe di padang gurun dalam wujud semak yang terbakar api namun tidak Hangus Terbakar Api adalah Memra ( Davar ) NYA Beliau ABI YAHWEH.
Jadi kita sebagai muslim salah menilai dan menghakimi mereka kaum Nasrani Kristen sebagai kaum yang ber tuhan tiga karena pemahaman kita sebagai muslim yang masih sangat dangkal mengenai Hakikat KETUHANAN mereka Yang ECHAD dalam Relasi BAPA, Relasi PUTRA dan Relasi RUACH HA KODESH dalam SATU PRIBADI ABI YAHWEH yang ECHAD.
marwin
Reply| 10 Aug 2017 12:04:56
test
JANGAN GITU AH
Reply| 09 Aug 2017 18:06:16
@Admin

Setelah apa yang saya sampaikan tadi, apakah kita masih mengartikan trinitas dengan klaim "tiga dalam satu, satu dalam tiga" dan menjadikan istilah kita tadi menjadi batu sandungan buat sahabat kita kaum muslim yang ingin mencari kebenaran tentang Yesus? Sebagai mantan muslim saya sadar betul apa yang menyebabkan saudara kita muslim sukar menyadari bahwa Yesus adalah benar benar Ilahi. Mengapa jadi sukar? Karena kekeliruan kita sendiri dalam memberi penjelasan. Tuhan yang kita sembah Esa, tapi kita berteori Tuhan 3 dalam 1 dan 1 dalam 3. Tentu saja mereka anti dan jijik melihat kita karena mereka menganggap kita sebagai penyembah 3 Tuhan yang konon katanya mereka tolak karena musyrik. Padahal sesungguhnya penyembah berhala adalah muslim.

Maaf, bukan bermaksud menggurui, sama sekali tidak. Juga bukan bermaksud meluruskan. Hemat saya, Trinitas adalah upaya untuk memberikan PENJELASAN tentang siapa itu Bapa, siapa itu Anak dan siapa itu Roh Kudus.

Demikian pendapat saya. Kurang lebih saya mohon dimaafkan termasuk bila ada kalimat, kata atau statemen yang kurang berkenan di hati Admin.

Shalom Alaychem
Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita sekalian

Tabik
JANGAN GITU AH
Reply| 09 Aug 2017 17:37:56
@Admin

ada satu ayat yang tercantum di semua kitab injil Matius hingga kitab injil Yohanes dan merupakan perintah Yesus agar para murid menyebarkan kabar baik keseluruh penjuru dunia. Saya kutib satu phrasa saja. "...dan baptislah mereka dalam NAMA Bapa, Putra dan Roh Kudus..." Ayat ini kerap di kutib untuk membenarkan penjelasan kita tentang Trinitas. Faktanya di ayat itu tidak sedikit pun mendukung teori pembenaran kita, sebab...., di situ konteksnya adalah NAMA. Sekali lagi konteksnya adalah NAMA.
Nama Bapa = Yahwe
Nama Putra = Yesus =Yeshua = Yahwe Penebus
Nama Roh Kudus = Yahwe

ketiga tiganya merujuk pada satu hakekat yaitu Elohim Yahwe. Jadi, lagi lagi ini menguatkan atau mengkonfirmasi bahwa yang disembah orang kristen adalah Tuhan Yang Esa!

Makanya saya bertanya, trinitasnya yang mana???
JANGAN GITU AH
Reply| 09 Aug 2017 17:19:25
@Admin

Maaf, tanpa mengurangi rasa hormat saya pada anda, saya tidak sependapat tatkala anda katakan bahwa trinitas dimaksudkan untuk menjelaskan relasi kasih diantara Bapa, Anak dan Roh Kudus. Kasih seperti apa? Apakah seperti kasih Tuhan pada kita manusia?
Bagi saya trinitas itu sederhana, yaitu menjelaskan posisi Yesus sebagai yang Ilahi.

Dalam kodrat-Nya sebagai firman Tuhan, Yesus adalah Tuhan. Tetapi sebagai manifestasi (kerap dikelirukan dengan istilah inkarnasi) firman dalam daging, Yesus adalah manusia.
JANGAN GITU AH
Reply| 09 Aug 2017 16:57:47
@admin

lanjutan..1

Sebab kesalahan kecil dapat berakibat fatal. Cukup 1 retakan kecil pada satu keping keramik penyekat panas pada dinding luar pesawat Challenger untuk menghancurkan dan membinasakan semua kru. Alkitab tidak sekalipun pernah mengatakan Tuhan Bapa. Yang dikatakan Alkitab adalah seperti ini: Tuhan itu adalah Bapa kita. Kata Bapa digunakan sebagai kata sapaan hormat karena kita dilarang mengucapkan nama Tuhan secara serampangan menurut pasal 3 dari 10 perintah Tuhan yang diterima Musa.

Jadi, siapa Bapa itu? Dia adalah Yahweh yang hakekatnya adalah Roh. Maka, tanpa mengurangi rasa hormat saya pada sdr Admin, saya tegaskan di sini bahwa istilah Tuhan Bapa dan Tuhan Roh TIDAK DIKENAL ALKITAB.

Demikian pula dengan istilah Tuhan Anak TIDAK PERNAH DIKENAL DALAM ALKITAB. Yang dikenal dan sudah tidak asing ditelinga kita adalah istilah anak Tuhan.

Dalam kitab Yesaya, Tuhan telah memberitau: "Aku akan MENGUTUS FIRMAN-Ku. Ia akan melakukan semua kehendak-Ku dan akan berhasil dalam apa yang Ku-suruhkan." Demikian pula dikonfirmasi oleh Rasul Yohanes pada awal tulisannya dalam kitab Yohanes. Firman yang diutus itu telah manifested srbagai manusia di dalam Yesus.

Yesus adalah Tuhan dalam kapasitas-Nya sebagai firman dan karena itu kita menyebut-Nya adalah anak. Kita mengatakan Yesus adalah anak Tuhan karena Ia adalah firman yang merupakan bagian tak terlepaskan dari pikiran dan kehendak Tuhan.
JANGAN GITU AH
Reply| 09 Aug 2017 16:14:36
@Admin
Jika penjelasannya seperti itu, sampai kapan pun muslim tidak akan berajak dari tuduhan mereka. Bahkan menurut saya, orang kristen sendiri bisa tersandung dan malah membenarkan dakwaan muslim kalau orang kristen menyembah 3 Tuhan. Alhasil orang kristen yang masa bodo dengan mudah termakan bujuk rayu para penipu (muslim).

Gak ada gunanya admin menjajarkan sederet ayat alkitab jikalau penjelasannya tanpa anda sadari tetap memunculkan 3 "oknum" Tuhan. Bagaimana tidak muslim akan mengejek anda sebagai penyembah 3 Tuhan? lha, wong anda sendiri menggunakan istilah Tuhan Bapa, Tuhan anak dan Tuhan Roh.

Padahal Alkitab dengan tegas mengatakan Tuhan itu Esa. Jadi bagaimana mungkin ada Tuhan Bapa, Tuhan Anak dan Tuhan Roh?, sementara Alkitab jelas mengatakan hakekat Tuhan adalah Roh, bukan Tuhan Roh, seperti yang anda katakan. Ingat, term Tuhan Roh itu berbeda dengan term Tuhan adalah Roh.

Kekacauan berikutnya yang memunculkan salah paham muslim terjadi mana kala orang kristen masih berkata naif tentang Tuhan Bapa. Tentu saja muslim semakin bersorak kegirangan karena orang kristen srndiri setuju dengan ejekan mereka. Mereka akan berkata: "Apa ane kate, pan mereka sendiri mengakui ada Tuhan Bapa, jadi orang kristen mau mungkir gimana lagi?"

Kalau memakai sebuah istilah, tolong semua harus berhati hati. Cross check balik pada Alkitab apakah sudah sesuai dengan maksud alkitab atau tidak.
Fetching more Comments...
↑ Back to Top