Blog / Air Zam Zam Adalah Akal-Akalan Konyol Islam

“Kini kita telah memiliki bukti bahwa orang Muslim berdusta dan mereka berpikir berdusta adalah perbuatan baik untuk menjadikan Islam dominan, lalu sejauh mana kita harus memercayai klaim yang dibuat orang Muslim mengenai air Zamzam? Berapa besar kemungkinan mereka juga berdusta dalam kasus ini? Adakah universitas atau laboratorium non Muslim yang independen dan terpercaya yang mengkonfirmasi klaim ini?

 

 

 

Klaim bahwa air Zamzam mempunyai energi yang baik belum terbukti. Jika klaim itu benar, orang Muslim yang suka membuat dunia ini terkesan dengan natur keajaiban agama mereka tentu akan mengirimkan air tersebut ke sebuah laboratorium (yang tidak dipengaruhi Muslim) untuk menganalisanya secara independen dan mempublikasikan hasilnya dalam sebuah jurnal ilmiah. Ini akan memberikan agama mereka sebuah “tenaga dorong” yang besar. Tetapi mereka tidak akan melakukannya karena mereka tahu bahwa mereka berbohong. Air Zam Zam telah diuji dan ditemukan bahwa air itu telah mengalami kontaminasi yang sangat parah. Penjualannya dilarang/ilegal di Inggris. Air itu mengandung arsenik pada tingkat yang sangat berbahaya. Air Zamzam tidak dapat menyembuhkan anda, sebaliknya dapat membuat anda sakit sangat parah” (Ali Sina).

Sebuah investigasi yang dilakukan BBC telah menemukan bahwa air dalam botol yang berasal dari sebuah sumur di Mekah dengan diam-diam telah diperdagangkan kepada orang-orang Muslim Inggris, meskipun air itu diketahui mengandung zat arsenik yang berbahaya. Penemuan ‘air Zam Zam’ yang dijual secara gelap dan terbukti mengandung zat yang berbahaya, menyebabkan pihak berwenang Inggris harus menghentikan penjualan air yang dapat membahayakan orang-orang yang meminumnya, dengan alasan bahwa itu adalah air yang suci.

“Muslim Inggris menganggap air ini sebagai air yang suci,” kata pejabat kesehatan lingkungan Dr. Yunes Ramadan Teinaz kepada BBC. “Mereka sangat sulit menerima kenyataan bahwa air itu telah terkontaminasi, tetapi pihak berwenang di Saudi Arabia atau di Inggris harus mengambil tindakan.”

Sumur Zam Zam memainkan peranan penting bagi para peziarah ke Mekah, dimana sumur itu telah memompa air selama berabad-abad. Sumur itu sendiri hanya berada sejauh puluhan langkah kaki dari situs tersuci Islam, Ka’bah. Kendati orang yang naik haji diijinkan untuk membawa pulang air ini dalam jumlah terbatas, mengekspornya dalam jumlah besar adalah ilegal. Tapi ikon bahwa air dalam sumur ini punya khasiat yang luar biasa besar tidak hanya terbatas pada air itu sendiri. Zam Zam Cola yang diproduksi oleh negara Iran selama beberapa abad terakhir sangat popular di negara-negara Arab, yang haus dengan simbol alternatif untuk Coca Cola dan Pepsi.

 


Add a Comment
| 7
Si momad69Aisha
Reply| 03 Aug 2017 14:28:55
DUSTA (KEBOHONGAN) sarat dengan KEPALSUAN
Kebohongan bertujuan untuk MENIPU, Isi beritanya tidak berdasarkan dari fakta yang benar (sarat dengan KEPALSUAN) untuk Sengaja Menyesatkan. Teknik komunikasi ini disebut berbohong, dan orang-orang menggunakan pendekatan ini untuk berkomunikasi disebut pembohong. Kebohongan digunakan untuk mendapatkan bantuan, kenyamanan pribadi atau psikologis. Dalam kebohongan pasti ada unsur sengaja.

Bedakan dengan omong kosong!

OMONG KOSONG cenderung menyebabkan KEPALSUAN
Omong kosong mungkin benar atau salah, namun menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kebenaran dan cenderung menyebabkan kepalsuan. Dalam omong kosong belum tentu ada unsur sengaja.

Ingat: Tidak ada kebohongan terang-terangan, namun tetap mempertahankan tujuan membuat seseorang percaya pada ketidakbenaran. Tindakannya menyebarkan kepercayaan pada hal-hal yang tidak benar, atau tidak keseluruhan kebenaran (seperti dalam setengah kebenaran atau terbengkalai oleh kelalaian). Penipuan dapat melibatkan pembedaan, propaganda, dan gangguan, penyamaran, atau penyembunyian.

Ada tiga bentuk utama Kebohongan:

1. Menyembunyikan: mengatakan hanya sebagian informasi benar.

2. Dibuat: informasi sepenuhnya palsu.

3. Mengubah fakta: pesan benar-benar diolah dan disesuaikan untuk membentuk informasi palsu dalam informasi yang sebenarnya.

Percaya dan bertindak atas informasi palsu bisa menimbulkan konsekuensi serius, untuk membedakan antara dusta dan kebenaran berikut ini saya mengumpulkan ada 13 ciri-ciri sebuah dusta atau pernyataan palsu:

1. Membelokkan atau membiaskan pernyataan untuk menghindari subjek yang dibohonginya. Bila perhatian diberikan pada subjek, kebohongan didasarkan di sekitar, dan deflektor mengabaikan atau menolak untuk merespons. Deflektor terampil adalah orang yang ketika dihadapkan dengan subjek memilih untuk mengabaikan dan tidak merespon.

2. Propaganda pernyataan palsu dapat berujung pada berbagai jenis fitnah yang tentunya sangat merugikan reputasi individu atau kelompok lainnya dan berimbas pada membalas dendam terhadap kritik tanpa dasar

Bersambung ke halaman 2...
Si momad69Aisha
Reply| 03 Aug 2017 14:28:51
Halaman 2
...sambungan dari halaman 1

3. Informasi palsu (disinformation) yang disengaja salah agar tersebar dalam cara yang diperhitungkannya dapat menipu khalayak sasaran dengan maksud untuk menyesatkan, terutama berupa propaganda yang dikeluarkan untuk meruntuhkan kekuatan yang dianggapnya saingan (yang tulen). Cara ini merupakan metode licik pemalsu dengan memanipulasi kecerdasan.

4. Berita bikinan, yaitu sebuah pernyataan yang di klaim sebagai kebenaran, tanpa mengetahui secara pasti apakah benar atau tidak. Pernyataan tersebut mungkin masuk akal, namun hal itu tidak didasarkan pada fakta. Sebaliknya, itu adalah sesuatu yang dibuat, atau itu adalah keliru dari kebenaran.

5. Tuduhan salah, yaitu informasi yang menjadi salah karena mungkin berasal dari sumber berita yang salah, atau disalah mengerti subyek, atau dimengerti oleh subyek dengan selera pribadinya sendiri tanpa menelusuri pada sumber asli/valit.

6. Setengah kebenaran, yaitu pernyataan menipu yang mencakup beberapa unsur kebenaran. Pernyataan tersebut mungkin sebagian benar, pernyataan tersebut mungkin benar-benar benar tetapi hanya sebagian dari keseluruhan kebenaran, atau mungkin menggunakan beberapa elemen yang menipu, seperti tanda baca yang tidak benar, atau makna ganda, terutama jika maksudnya adalah untuk menipu, menghindari, menyalahkan atau salah menggambarkan kebenaran.

7. Sebuah dongeng atau kebohongan "nyata" dengan balutan mitos disertai desakan pendongeng bahwa ceritanya adalah kebenaran mutlak. terlepas dari semua bukti yang bertentangan.

8. Kelalaian, yaitu berbohong dengan kelalaian yang disengaja (penghilangan fakta material utama), agar gagal untuk memperbaiki kesalahpahaman yang sudah ada sebelumnya dan menumbuhkan kesalahpahaman lebih lanjut. Kelalaian adalah ketika seseorang menceritakan sebagian besar kebenaran, namun meninggalkan beberapa fakta penting sehingga benar-benar mengubah ceritanya.

Bersambung ke halaman 3...
Si momad69Aisha
Reply| 03 Aug 2017 14:28:45
...sambungan dari halaman 2

9. Pembesaran, yaitu ketika aspek yang paling mendasar dari sebuah pernyataan adalah benar, namun hanya sampai tingkat tertentu. Hal ini juga dilihat sebagai "peregangan kebenaran" atau membuat sesuatu tampak lebih kuat, bermakna, atau nyata daripada sebenarnya.

10. Minimisasi, yaitu kebalikan dari pembesaran. Ini adalah jenis penipuan yang melibatkan penyangkalan ditambah dengan rasionalisasi dalam situasi di mana penyangkalan sepenuhnya tidak masuk akal.

11. Berstandar ganda, bias subjektif atau pilih kasih, yaitu peraturan-peraturan tertentu dapat diterima untuk diterapkan pada diri/kelompok sendiri, namun dianggap tidak dapat diterima atau tabu ketika diterapkan pada kelompok lain. Prinsip ini bias dan secara moral tidak adil bahwa semua sama dalam kebebasan individu.

12. Pengelakan atau dalih yang bukan-bukan, yaitu kata-kata dan ungkapan yang bertujuan untuk menciptakan kesan bahwa pernyataan spesifik dan/atau bermakna telah dibuat, padahal sebenarnya hanya klaim samar atau ambigu yang dikomunikasikan, yang mungkin makna spesifik ditolak jika pernyataan tersebut ditantang.

13. Kontradiksi, adanya ketidakcocokan logis antara dua atau lebih pernyataan yang dapat meruntuhkan keseluruhan validitas.
Si momad69Aisha
Reply| 03 Aug 2017 14:28:45
...sambungan dari halaman 2

9. Pembesaran, yaitu ketika aspek yang paling mendasar dari sebuah pernyataan adalah benar, namun hanya sampai tingkat tertentu. Hal ini juga dilihat sebagai "peregangan kebenaran" atau membuat sesuatu tampak lebih kuat, bermakna, atau nyata daripada sebenarnya.

10. Minimisasi, yaitu kebalikan dari pembesaran. Ini adalah jenis penipuan yang melibatkan penyangkalan ditambah dengan rasionalisasi dalam situasi di mana penyangkalan sepenuhnya tidak masuk akal.

11. Berstandar ganda, bias subjektif atau pilih kasih, yaitu peraturan-peraturan tertentu dapat diterima untuk diterapkan pada diri/kelompok sendiri, namun dianggap tidak dapat diterima atau tabu ketika diterapkan pada kelompok lain. Prinsip ini bias dan secara moral tidak adil bahwa semua sama dalam kebebasan individu.

12. Pengelakan atau dalih yang bukan-bukan, yaitu kata-kata dan ungkapan yang bertujuan untuk menciptakan kesan bahwa pernyataan spesifik dan/atau bermakna telah dibuat, padahal sebenarnya hanya klaim samar atau ambigu yang dikomunikasikan, yang mungkin makna spesifik ditolak jika pernyataan tersebut ditantang.

13. Kontradiksi, adanya ketidakcocokan logis antara dua atau lebih pernyataan yang dapat meruntuhkan keseluruhan validitas.
Si momad69Aisha
Reply| 01 Aug 2017 13:26:25
Kaum muslimin adalah sekelompok orang, yang entah memang pendusta atau suka akan dusta, namun yang pasti telah terbukti mereka memang beriman pada dusta-dusta, bahkan sangat tidak tertutup kemungkinan dusta yang diimani mereka adalah dusta yang berasal dari dusta-dusta mereka sendiri. Suatu hal yang lebih konyol lagi adalah mereka justru berpikir dalam kesadaran dan kewarasan normal mereka bahwa dusta-dusta yang mereka bangun tersebut adalah perbuatan baik untuk menjadikan Islam dominan. Tapi siapa sangka sekarang dalam dunia nyata (bukan mimpi), Islam itu memang dominan dan ia sungguh-sungguh berambisi menguasai yang lain. Sungguh ada DILUAR NALAR TAPI NYATA, Islam dominan padahal seutuhnya bangunan Islam adalah dusta dan dongeng.

EKSPOSISI DILUAR NALAR TAPI NYATA:
Apa yang dimaksudkan disini DILUAR NALAR TAPI NYATA itu sendiri tidak lain dari KAUM MUSLIMIN itu sendiri.
Kaum ini menunjukan dalam kesadaran dan kewarasannya suatu KETIADAAN kapasitas mental, sehingga nilai akan sesuatu mereka tetapkan berdasarkan pada JUSTIFIKASI dan bukan kualitas, yaitu sesuatu dibangun atau ditetapkan terlebih dahulu berdasarkan anggapan dari perasaan dan bukan pikiran, bisa sesuatu perasaan yang sudah terbangun sebab terbiasa sejak kecil atau yang sudah diterima banyak orang. Setiap benturan terhadap kualitas nilai, atau yang melawan moral, atau yang tidak memiliki norma-norma normal, dimana pada intinya mereka sendiri tak dapat menjawab, akan ditabrak dengan sengaja atau memakai argumen yang tidak sesuai. Sikap ini pasti pilihan, bukan tindakan paksa atau kecelakaan.

Sikap mereka ini sangat jelas dapat dipahami sebagai “kelambatan mental dalam ucapan atau tindakan”, biasanya dapat muncul dalam beragam aplikasi, mulai dari lamban pikiran (menunjukkan kurangnya kecerdasan, perhatian, atau akal), lamban perasaan atau sensasi (tidak masuk akal, tidak peka), atau kurang minat (menjengkelkan). Ini bisa menyiratkan kekurangan bawaan kapasitas untuk penalaran, atau keadaan linglung, atau pikiran lambat. Yang pasti ada ketidakberesan/ketidakbecusan dalam penalaran atau pikiran sehat mereka.

Bersambung...
Si momad69Aisha
Reply| 01 Aug 2017 13:26:22
Sambungan...

Lebih lanjut kelompok ini dapat dipandang sebagai sebuah kelompok, lebih kuat dari pada organisasi besar seperti Mafia, tetapi tanpa peraturan, pemimpin atau manifesto tetap beroperasi dengan efek yang hebat dan dengan koordinasi yang luar biasa.

Kelompok NON MUSLIM selalu meremehkan potensi bahaya orang-orang INI; mereka selalu lupa bahwa setiap saat di mana saja, dan dalam situasi apapun, berurusan dengan atau bergaul dengan orang-orang BERPREDIKAT MUSLIM INI selalu merupakan kesalahan mahal. Orang-orang berpredikat ini adalah kelompok orang yang paling berbahaya. Mereka jika menyebabkan kerusakan pada orang lain atau sekelompok orang, bisa saja tanpa mengalami keuntungan pribadi, atau bahkan lebih buruk lagi yang menyebabkan kerusakan atau remuk berkeping-keping pada diri mereka sendiri dalam prosesnya. Namun dilain pihak juga tidak boleh mengabaikan adanya NIAT JAHAT dari kelompok ini.

Tidak ada dari kelompok kaum ini yang cerdik, yang berasal dari logika di kepala, atau memiliki nalar sehat, melainkan mereka mudah diprovokasi dan dibakar emosinya, bahkan tidak ada hubungannya dengan pengalaman. Belum ada kebijaksanaan pencerahan yang berhasil dalam mencerahkan kelompok ini.

Klisenya, citra PREDIKAT KAUM MUSLIMIN menunjuk pada orang yang ingin disebut JENIUS namun terlalu bodoh untuk memahami arti JENIUS itu sendiri.

Mereka terus-menerus mengulangi kesalahan yang sama dengan melelahkan. Konsistensinya adalah kesalahan dan banyak hal konyol yang dilakukan mereka, yang sesungguhnya dapat dihindari sepenuhnya.

Kaum ini dapat dengan mudah dibuktikan sebagai Social Evil berkualitas tertinggi. Dengan demikian kehadiran mereka lebih memberikan nilai tambah terbaik bilamana dijadikan badut yang sangat menghibur dalam masyarakat kelas humor naif dan aneh, yang lazimnya “lebih kompleks” ketimbang beberapa bentuk humor lainnya.
Si momad69Aisha
Reply| 31 Jul 2017 13:51:32
Zat Arsenik Ternyata Sangat Baik Dikonsumsi Bagi Kaum Muslimin.

Bukan suatu perkara mustahil, air zam-zam yang telah diuji dan ditemukan mengalami kontaminasi arsenik pada tingkat yang sangat berbahaya, bila banyak dikonsumsi oleh kaum muslimin, dengan sendirinya sangat membantu mengurangi populasi teroris. Inshallah...
Fetching more Comments...
↑ Back to Top