Blog / Ibadah Haji 2017: Sudah 30 Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

 Yang tidak diberitakan adalah, sebagian besar dari jamaah haji ini sebenarnya tewas saat melaksanakan tawaf (mengelilingi Batu Hitam Hajar Aswad yang menjadi representasi Allah di bumi), karena terinjak-injak akibat berdesak-desakan. Kita tidak pernah tahu ada berapa ribu jamaah haji dari seluruh dunia yang tewas akibat melaksanakan ritual penyembahan berhala pagan Arab ini.

VIVA.co.id - Hingga memasuki pekan ketiga, sudah 30 jemaah haji Indonesia wafat di Tanah Suci, baik di Makkah dan Madinah. Mayoritas jemaah meninggal karena terkena serangan jantung dan gangguan pernapasan.

Berdasarkan data yang dirilis Sistem Komputerisasi dan Informasi Haji Terpadu (Siskohat) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia Daerah Kerja Mekah, Kamis 17 Agustus 2017, jumlah terakhir jemaah yang wafat sebanyak tiga orang.

Sementara itu, menurut data Klinik Kesehatan Haji Indoensia (KKHI) Mekah, jumlah jemaah haji yang menjalani rawat inap di KKHI Makkah juga bertambah terus. Total jemaah yang menjalani rawat inap sudah 146 orang.

Sebanyak 14 orang menjalani perawatan di ruang ICU dan intermediate, rawat inap pria ada 33 orang, rawat inap wanita 36 orang, rawat inap psikiatri ada 36 orang, IGD ada 17 orang dan jemaah yang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi ada 36 orang. Sementara jemaah yang meninggal di Mekah sudah 11 orang.

Berikut data 30 jemaah yang wafat:

1. Diah Rialati Kasbullah Tjasuri (SOC 05), wafat 7 Agustus 2017 di RS Al Ansaar, Madinah, karena sakit pada saluran pernapasan.

2. Samidi Ciro Sentono (BTH 06), wafat 7 Agustus 2017 di RS King Fahd karena serangan jantung.

3. Mudjiono Sukibat bin Somodimedjo (SUB 08), wafat 5 Agustus 2017 pukul 10.43 WAS di hotel karena mengalami serangan jantung.

4. Supono Suseno Satari bin Suseno (SUB 07), wafat 5 Agustus 2017 jelang Salat Subuh di halaman Masjid Nabawi karena mengalami serangan jantung.

5. Amnah Hasri Husin binti Husin (MES 02), wafat 4 Agustus 2017 pukul 03.00 WAS di hotel karena serangan jantung.

6. Sarnata Sarun (JKG 05), wafat 3 Agustus 2017 pukul 20.00 di hotel karena serangan jantung.

7. Ilebbi binti Jinatta Lepu (UPG 08), wafat 3 Agustus 2017 jam 16.16 WAS di pelataran Masjid Nabawi karena serangan jantung.

8. Hadiarjo Singarejo Singaleksana Kasenet bin Singarejo Kasenet (SOC 01), wafat 3 Agustus 2017 jam 13.00 WAS di hotel karena serangan jantung.

9. Sukamto bin Sudarman Muryadi (JKS 16), wafat 3 Agustus 2017 di RS Al Anshoor, karena serangan jantung.

10. Indriyani Wahadi Wiyono (SOC 02), wafat 2 Agustus 2017 di RS Al Anshoor, karena penyakit jantung.

11. Agus Salim Mulia Siregar (MES 02), wafat 1 Agustus 2017, karena trauma pada tulang leher disebabkan terjatuh.

12. Umi Nadiroh Yunus Husen (SUB 05), wafat 31 Juli 2017 di RS Al Anshoor, karena mengalami serangan jantung.

13. Marfuah merupakan jemaah dari kloter 17 embarkasi Surabaya (SUB 17), wafat di Al Dar Hospital Madinah karena mengalami serangan jantung.

14. Engkos Kostiman bin Darya dari embarkasi JKS 6, asal Parung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, wafat di Mekah karena serangan jantung.

15. Slamet Tarni Achad (62), calon haji asal Ploso Kandang, Tulungagung, Jawa Timur, mengembuskan napas terakhir di Mekah karena gangguan saluran pencernaan.

16. Risda Yarni Muhammad Rasyid (47) dari embarkasi Batam kloter 6. Meninggal di pemondokan, Madinah.

17. Siti Aminah Janip Sain (53) jemaah haji dari kloter 11 Jakarta-Bekasi, meninggal di pemondokan, Mekah, akibat serangan jantung.

18. Imas Yuhana Misbah dari Embarkasi Jakarta-Bekasi atau JKS 3 berumur 61 tahun, wafat di Mekah karena terkena serangan jantung.

19. Ilyas Muhammad Jasa dari embarkasi Batam atau BTH 8, wafat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Madinah. Ilyas meninggal dunia dalam umur 64 tahun.

20. Ramlah Abdul Jalil Silalahi asal embarkasi Medan atau MES 8. Ia meninggal di pemondokan saat mengikuti rangkaian ibadah Arbain di Madinah. Ramlah meninggal di usia 69 tahun.

21. Dahlia Hanum Nasution (60), berasal dari Embarkasih Medan kloter 5 (MES 5), meninggal pada 12 Agustus 2017 di Rumah Sakit Arab Saudi akibat serangan jantung.

22. Jembar Untung Semo (61), berasal dari Embarkasih Surabaya kloter 18 (SUB 18), meninggal pada 14 Agustus 2017 di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) akibat gangguan pernafasan.

23. Suyahtri Kasmi Tohjoyo berusia 51 tahun, berasal dari Embarkasih Surabaya Kloter 7 (SUB 7). Meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) karena serangan jantung.

24. Dadang Iskandar Empan, berusia 65 tahun dan jemaah dari Jakarta kloter 35 (JKS 35). Meninggal di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) akibat serangan jantung.

25 Nasiman Mochamad Sahlan (65), dari kloter 46 Solo (SOC 46). Meninggal di pemondokan karena ada pendarahan dalam tubuhnya.

26. Ida Rosika P binti Maradaman HSB (78), dari kloter 007 embarkasi Medan. Meninggal di pemondokan Makkah karena serangan jantung.

27. Razali Haka bin Abdul Karim (82), berasal dari 016 Batam, meninggal di Masjid Makkah karena serangan jantung.

28. Kusno bin Kadari Mursadi (75), Kloter 41 Embarkasi Surabaya (SUB 41) pada 14 Agustus 2017 di Rumah Sakit Arab Saudi karena penyakit pencernaan.

29. Utami binti Kasan Kasti (46), berasal dari JKS, kloter 040, meninggal karena Circulatory Diseas di Rumah Sakit Arab Saudi.

30. Bedjo Al Djuwahir bin Poncokromo (73), embarkasi Surabaya, meninggal di pemondokan Makkah, Cardiovascular Diseases.

 


Add a Comment
| 2
syuhada
Reply| 23 Aug 2017 23:06:49
Waaah , mati di rumah allah , subhahenol , mati sahid
Si momad69Aisha
Reply| 18 Aug 2017 15:42:56
Ibadah Haji 2017: Sudah 30 Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Yang tidak diberitakan adalah, sebagian besar dari jamaah haji ini sebenarnya tewas saat melaksanakan tawaf, karena terinjak-injak akibat berdesak-desakan.

Paling tidak berita ini meyakinkan kita, ke 30 jemaah haji ini PASTI SAAT INI telah langsung menjumpai nabi, di tempat kediaman akhirnya @....
Fetching more Comments...
↑ Back to Top