Blog / Apakah keadaan Muhammad yang buta huruf membuktikan bahwa Quran itu ajaib?

Orang Muslim mengklaim bahwa karakter ajaib Quran dikonfirmasi dengan fakta bahwa Muhammad tidak dapat membaca atau menulis. Sebagai seorang yang buta huruf, ia tidak memiliki kemampuan untuk menyusun dan menuliskan buah pemikirannya dan kemudian memuliakan perkataan Allah. Oleh karena itu, Quran semestinya ajaib, atau demikianlah klaimnya.

Respon pertama dan yang paling mendasar terhadap klaim ini hanya menyatakan bahwa orang tidak perlu melek huruf untuk dapat menghasilkan karya literatur yang hebat. “The Illiad” dan “The Odyssey” adalah dua dokumen mendasar bagi peradaban Barat. Namun, secara teknis orang yang menghasilkan kedua karya tersebut juga tidak dapat membaca maupun menulis.

Tradisi menyatakan bahwa Homer buta, namun ia masih dapat mendiktekan pemikiran-pemikirannya kepada juru tulis dan sekretaris yang menuliskannya ke dalam bentuk puisi-puisi yang epik. Jelas ia tidak menulis karya-karya tersebut dengan tangannya, namun tidak seorangpun yang menyangkali beliau sebagai pengarangnya (atau orang buta lainnya yang menulis buku dengan cara mendikte). Oleh karena itu, kecil kemungkinan Muhammad secara fisik dapat menulis surat di atas selembar kertas. Sekalipun demikian, ia masih dapat diakui sebagai penulis kitab apapun yang dihasilkan dari pikirannya dan kemudian didiktekan pada orang lain.

Berdasarkan hal tersebut, kami masih tetap percaya bahwa sangat mungkin membuktikan dari sumber-sumber terpercaya bahwa Muhammad tidaklah buta huruf. Saya mengatakannya berdasarkan alasan-alasan berikut ini:

1.      Tradisi Muslim menyatakan bahwa Muhammad adalah seorang pedagang yang sukses sebelum menekuni karier kenabiannya. Kegiatan perdagangan di seluruh kekaisaran Roma sudah tentu mewajibkannya untuk mempelajari bilangan Romawi (I, V, L, D dan M) karena bilangan-bilangan ini digunakan untuk merepresentasikan angka sebelum populernya bilangan Arabik. Sangatlah tidak masuk akal bila tidak mempelajarinya dan alfabet lainnya.

2.      Kata-kata pertama Quran (seperti yang ditemukan dalam Quran 96:1) adalah perintah untuk mengucapkan atau membaca (Iqra). Aneh sekali bila Muhammad mengabaikan perintah mendasar ini dan terus melanjutkan gaya/keadaannya yang buta huruf.

3.      Kata (ummi) secara tradisional dipandang orang Muslim sebagai kesaksian akan keadaan Muhammad yang buta huruf (sebagai contoh, Quran 7:157) dapat diterjemahkan dengan berbagai cara. Sebagai contoh, kata tersebut dapat diartikan sebagai “asing” yang berarti Muhammad bukan berasal dari kalangan “para ahli Kitab” (orang Yahudi dan Kristen).

4.      Quran sangat menganjurkan orang Muslim untuk dengan tekun mencari hikmat. Quran juga memuat banyak doa untuk menambah pengetahuan (bdk. Quran 20:114). Penambahan pengetahuan adalah hal yang sangat sulit dilakukan jika anda buta huruf. Oleh karena itu, haruskah kita memahami bahwa nabi Allah setidaknya setengah tidak taat (dengan menjadi melek huruf) terhadap perintah mendasar ini?

5.      Ada referensi-referensi yang jelas dalam Quran mengenai kegiatan membaca dan menulis Muhammad. Sebagai contoh, dalam ayat dimana ia dituduh ‘menyalin kisah-kisah kuno’, referensi mengenai Muhammad menulis dan mendiktekan kata-kata (Quran 25:5).

 

Oleh karena itu, sebagai ringkasan dapat dinyatakan bahwa pertanyaan mengenai keadaan buta huruf Muhammad tidak membuktikan apapun perihal asal muasal ilahiah Quran. Bahkan, sangat besar kemungkinan ia melek huruf.

 

Kontradiksi-kontradiksi dalam Quran: Penciptaan

Salah satu tes jitu bahwa Quran itu sendiri menyatakan diri tanpa kontradiksi dan tanpa pertentangan:

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya”.

Oleh karena itu, jika orang Muslim memanggil kita kepada islam, salah satu tugas utama mereka adalah menunjukkan pada kita bahwa tidak ada kontradiksi di dalam Quran. Setidaknya ini adalah perintah yang sulit, mengingat ada banyak pernyataan dalam Quran yang sangat berkontradiksi dengan pernyatan lainnya di dalam kitab tersebut.

Orang Muslim ‘memecahkan’ kesulitan-kesulitan ini dengan menunjuk kepada ‘Hukum Abrogasi’ (naskh) yang menyatakan bahwa wahyu yang turun kemudian membatalkan wahyu yang terdahulu. Dengan kata lain, dengan berubahnya keadaan orang Muslim mula-mula, wahyu-wahyu Allah juga turut berubah! Namun hanya ada sedikit dari kontradiksi-kontradiksi tersebut yang dapat dijelaskan dengan menggunakan sarana teologis ini. Seperti yang akan anda lihat dari contoh-contoh berikut ini, beberapa dari kontradiksi tersebut berkaitan dengan penciptaan, atau dengan kebenaran-kebenaran teologis yang sentral. ‘Hukum Abrogasi’ tidak dapat digunakan dalam contoh-contoh ini. Jika tidak demikian maka kita harus berasumsi bahwa Allah mengubah natur-Nya atau secara retroaktif mengubah cara Ia menciptakan saat Quran sedang ‘diwahyukan’!

Dalam bagian ini, kita akan melihat kontradiksi-kontradiksi tersebut yang berkaitan dengan penciptaan dan kosmologi. Dalam tiap kasus, kami akan memberikan ayat-ayat relevan dari Quran dan menjelaskan kontradiksi-kontradiksinya. Dalam beberapa kasus, kami juga akan menunjukkan bagaimana orang Muslim telah berusaha untuk memecahkan masalah kontradiksi tersebut.

 

Apakah yang pertama kali diciptakan: langit atau bumi?

Dalam Quran 79:27-30, jelas dinyatakan bahwa langit diciptakan lebih dahulu, dan diikuti dengan penciptaan bumi:

“Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya, Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya, dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang. Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya”.

Ini berkontradiksi dengan setidaknya dua ayat lain dalam Quran yang mengemukakan urutan penciptaan.

Quran 2:29 menyatakan:

“Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”. (lihat juga Quran 41:10-11 62 )

Jelas ini adalah kontradiksi yang terang benderang. Orang Muslim kadang berusaha untuk menyelesaikannya dengan mengklaim bahwa ‘penghamparan’ yang digambarkan dalam Quran 79:27-30 semata mengacu kepada memerintahkan penciptaan alih-alih tindakan aktual penciptaan. Ini adalah penafsiran yang benar-benar tidak sahih.

Pertama, dalam ayat ini sama sekali tidak ada hal yang dapat menyebabkan saya membaca teks tersebut secara demikian. Satu-satunya alasan kita akan tiba pada penafsiran semacam itu adalah untuk mengatasi kontradiksi yang menggelisahkan tersebut.

Kedua, kata Arab “madad” (diterjemahkan di atas dengan “dihamparkan”) digunakan di bagian lain dalam Quran untuk mengacu kepada penciptaan (dan bukan “memerintahkan” penciptaan) bumi (sebagai contoh, lihat Quran 15:19 63 ).

 

Apakah penciptaan adalah suatu tindakan “mengumpulkan” atau suatu tindakan “memisah-misahkan”?

Orang Muslim yang ingin mendapatkan konfirmasi perihal natur ajaib Quran kadangkala merujuk pada Quran 21:30

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”  

Mereka mengutip ayat ini sebagai deskripsi untuk teori Ledakan Besar (Big Bang) dan pelebaran alam semesta. Ini jelas adalah penafsiran yang sangat optimistik. Apa yang juga tidak mereka sebutkan adalah bahwa ayat ini secara langsung berkontradiksi dengan ayat lainnya yang menggambarkan penciptaan sebagai proses penyusutan:

“Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa." Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati." (Quran 41:11).

 

Allah membutuhkan waktu berapa lama untuk mencipta?

Beberapa ayat dalam Quran memperjelas bahwa Allah membutuhkan waktu 6 hari untuk menyelesaikan penciptaan. Sebagai contoh:

“Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?” (Quran 10:3).

Mari kita kembali kepada Quran 41:9-12

“Katakanlah: "Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam." Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa." Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati." Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui”.

Penghitungan cepat berdasarkan ayat-ayat ini membawa kita kepada jumlah total 8 hari (bumi 2 hari + makanan 4 hari + langit 2 hari = 8). Berbagai penulis Muslim telah berusaha menyelesaikan kontradiksi ini dengan mengklaim bahwa 2 periode dimana bumi diciptakan dapat “dilipat ke dalam” periode berikutnya. Namun demikian, sekali lagi teks tersebut sama sekali tidak mendukung penafsiran manis ini, dan satu-satunya alasan mengapa kita membaca teks ini sedemikian adalah untuk menyelesaikan sebuah kontradiksi.

 


Add a Comment
| 12
Ismail
Reply| 23 Feb 2018 11:15:57
Allah itu Esa lailahailalah, alkitab mengajarkan Allah itu Esa dan Esa pula Dia yang menjadi pengantara Allah dan manusia, yaitu Yesus. Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakan. Allah itu Roh bagaimana mungkin beranak? Hubungan Allah dengan Yesus yang disebut Anak Allah, tidak menunjukan Allah Bapa melahirkan anak, tetapi menunjukan bahwa Yesus tidak diciptakan. Yesus berasal dari Allah dan juga Allah. Yesus adalah kalam Allah yaitu perkataan atau firman Allah. Allah yang tidak pernah berubah pikirannya sudah berfirman di dalam kekekalan, firman atau kalam Allah keluar dari Allah di dalam kekekalan. Dan firman atau kalam ini adalah pribadi artinya bisa berbicara punya keinginan sendiri. Sampean hanya mungkin mengerti jika tahu apakah itu kekekalan. Berbicara tentang Allah yang kekal harus mengerti konsep kekekalan. Berapakah besarnya kekekalan? Kekekalan lebih besar dari komulasi seluruh angka yang ada di jagat raya. Jadi jangan membayangkan bahwa Allah itu seperti manusia.
levi
Reply| 23 Feb 2018 05:31:58
@Muhammad Abu Bakar Reply| 20 Feb 2018 22:25:40

A.Sesuai TELADAN JUNJUNGAN kami Ummat Muslim Baginda Rosululah Nabi Terbesar semua Agama di Dunia ini
respond:
1. kamu meneladani teladan dari si penyebar hoax muhammad?
- kamu suka anak perempuan kamu jadi istri ke empat suaminya? mau dibilang pelakor?

B.Baginda Rosululah Muhammad SAW kepada delegasi Kafir Kristen Musyrik Syirik Pagan di Najran
untuk kembali kepada AGAMA IBRAHIM YANG MURNI HANYA MENYEMBAH KEPADA ALLAH (SWT)
respond:
1. delegasi jahudi yang sudah bertemu muhammad membuktikan muhammad penipu dengan bukti merubah nama YHVH jadi allah swt

C.maka silahkan Berdiskusi Hubungi Saya di email tsb dibawah ini
muhammadabubakar99666699@yahoomail.com
respond:
1. apa gunanya diskusi dengan kamu, jika muhammad sudah terbukti penyebar HOAX alias penipu?
2. ini seperti membahas dengan simpatisan saracen, padahal saracen sudah terbukti penyebar hoax.


D.ALANGKAH SOPANNYA JIKA ANDA SEMUA kristen musyrik syirik pagan memberitahu ALAMAT GEREJA SERTA NAMA DAN ALAMAT
SAUDARA AGAR KITA BISA DENGAN NYAMAN DAN TENANG BERDISKUSI TENTANG TAUHID WA HIDAYAH ALLAH (SWT)
ATAU ISLAM AGAMA MURNI NABI IBRAHIM AS TANPA DINAJISI SAMA PAHAM (RAGI)
milik KERA ROMA YUNANI GREECE NAJIS PAGAN
respond :
1. kamu tolol, kamu bilang sopan tapi lalu bilang kera. itu artinya kamu tidak ada niat baik dalam hatimu untuk berdiskusi.
2. kamu sama tololnya dengan muhammad.
3. jangan pamer tolol disini.

E.SEGALA PUJI DAN HORMAT KEMBALI KEPADA ALLAH (SWT) SEMATA TUHAN PENCIPTA LANGIT BUMI AMIN
respond :
allah swt tidak eksis, bagaimana bisa kamu beri puja puji?

F. ALLAHUAKBAR ! ALLAHUAKBAR ! ALLAHUAKBAR !
respond:
korban hoax lagi kerasukan
Muhammad Abu Bakar
Reply| 20 Feb 2018 22:25:40
kepada semua kafir kristen musyrik pagan di blog ini

Sesuai TELADAN JUNJUNGAN kami Ummat Muslim Baginda Rosululah Nabi Terbesar semua Agama di Dunia ini Baginda Rosululah Muhammad SAW kepada delegasi Kafir Kristen Musyrik Syirik Pagan di Najran untuk kembali kepada AGAMA IBRAHIM YANG MURNI HANYA MENYEMBAH KEPADA ALLAH (SWT) maka silahkan Berdiskusi Hubungi Saya di email tsb dibawah ini

muhammadabubakar99666699@yahoomail.com

ALANGKAH SOPANNYA JIKA ANDA SEMUA kristen musyrik syirik pagan memberitahu ALAMAT GEREJA SERTA NAMA DAN ALAMAT SAUDARA AGAR KITA BISA DENGAN NYAMAN DAN TENANG BERDISKUSI TENTANG TAUHID WA HIDAYAH ALLAH (SWT) ATAU ISLAM AGAMA MURNI NABI IBRAHIM AS TANPA DINAJISI SAMA PAHAM (RAGI) milik KERA ROMA YUNANI GREECE NAJIS PAGAN

SYUKRON

SEGALA PUJI DAN HORMAT KEMBALI KEPADA ALLAH (SWT) SEMATA TUHAN PENCIPTA LANGIT BUMI AMIN

ALLAHUAKBAR ! ALLAHUAKBAR ! ALLAHUAKBAR !
Si momad69Aisha
Reply| 20 Feb 2018 17:56:05
Pak Admin...! Menurut anda, mana lebih besar peluangnya antara Muhammad itu buta huruf atau melek huruf?
Mengapa sampai saat ini anda masih belum mengeliminir saja artikel ini?
https://celikmuslim.wordpress.com/
Siti Khadijah
Reply| 20 Feb 2018 09:57:33
Apakah keadaan Muhammad yang buta huruf membuktikan bahwa Quran itu ajaib?
BODOH!
Mukjizat Tuhan bukan terletak pada orang buta atau orang yg di-gadang2 sbg butahuruf. Tapi Dia harus akan memperlihatkan KUASANYA dengan berkata KUN! dan FAYAKUN!

Murid2 Tuhan Yesus ada yang terpelajar spt Lukas, Matius (Lewi pemungut pajak), tapi justru banyak yang SETENGAH buta huruf, spt Petrus si nelayan. Itu semua bukan mukjizat bila ia hanya bisa menuliskan wahyu, apalagi menyuruh orang lain yg menuliskannya!!!

BAHKAN TAURAT, MAZMUR/ZABUR, INJIL juga bukan mukjizat dihadapan mata Tuhan Alkitab, dan juga dimata Quran. Kok tiba2 AYAT2 Quran dihadapan Allah swt dan para muslim bodoh dianggap sbg MUKJIZAT?
Jangan2 kita sendiri yg buta-huruf thd makna mukjizat Tuhan! Faham?
levi
Reply| 19 Feb 2018 15:04:55
Muhammad Abu Bakar Reply| 18 Feb 2018 20:28:20

A. Sebagai sesama ummat Beragama yang menyembah ALLAH SWT
respond:
ini bukti bahwa muhammad penipu! :

1. orang jahudi itu dari jaman musa, dibuang ke babel, dijajah persia hingga romawi tapi nama Tuhan mereka tetap YHVH
2. jadi jika ada orang datang klaim diri NABI TERAKHIR (perhatikan kata TERAKHIR) dari nabi nabi israel tapi lalu mengganti YHVH menjadi allah swt,
bukankkah itu jadi bukti dia penipu?

contoh:
semua trah saya beragama muslim dari jaman muhammad dan nama tuhan trah saya allah swt
lalu tiba tiba kamu datang klaim diri keturunan muhammad dan seorang imam besar tapi berkata Tuhannya adalah YHVH
bukankah itu jadi bukti kamu penipu?

3. ada nubuat janji dari AllahNya nabi nabi israel ini akan datangnya Mesias Anak Allah,
tapi tiba tiba datang muhammad klaim diri nabi terakhir dari nabi nabi israel tapi tidak bicara janji sudah digenapi atau belum
bukankah itu jadi bukti muhammad penipu?



B. Silahkan Undang Kami ummat muslim hamba hamba ALLAH SWT di gereja atau di rumah mu .
respond:
1. loh leluhur kami sudah langsung bicara dengan muhammad junjunganmu itu, dan hasilnya muhammad penipu, jadi apagunanya undang kamu lagi?
2. harusnya kamu mikir, dan mulai menyelidiki, sehingga akhirnya tahu muhammad dikatakan penipu krn alasan di no 1 diatas.



C. Sesuai Peribahasa Bangsa kita Bangsa Indonesia yang beradab luhur : “ TAK KENAL MAKA TAK SAYANG “
respond:
1. kenali dan sayangi dirimu aja dulu, karena jika tidak, akibatnya kamu tidak masuk surga dari Tuhan yang muhammad klaim sbg nabi terakhir

*jangan mau jadi korban hoax si (saracen) muhammad
Si momad69Aisha
Reply| 19 Feb 2018 11:19:48
@Muhammad Abu Bakar
WALAIKUM SALAM WARAMATULAHI WABAROKATUH

Aksi Bela Islam merupakan bagian dari kewajiban seorang Muslim terhadap agamanya (Islam).

"Perangilah orang-orang musyrik dengan harta kalian, jiwa kalian dan lisan kalian" (HR Abu Daud dan Al-Hakim dari Anas).

Umat Islam yang benar-benar dengan kemuslimannya, tanpa dikomando akan bangkit membela nama baik Islam.

Saya tidak melihat pembelaan anda terhadap agama anda.
Si momad69Aisha
Reply| 18 Feb 2018 23:32:58
Apakah keadaan Muhammad yang buta huruf membuktikan bahwa Quran itu ajaib?

Terlepas dari Muhammad itu ummi ataupun tidak, yang pasti adalah orang ini (Muhammad) tidak secara sungguh-sungguh mempelajari kitab suci (Alkitab). Pengetahuannya tentang Alkitab tidak didapatkannya secara langsung dari sumbernya, melainkan dari hasil dengar sana-dengar sini.

DUNIA sejak kedatangan Islam mewarisi bencana, yaitu:
Ramuan Racun/Malapetaka [Ramuan Padu-padan Quraish]:
1. Harta Janda Kaya Raya Khadijah campur
2. Narsisistik dan Buta huruf Muhammad campur
3. Kekristenan sesat Waraqah ibn Nawfal menyempurnakan
Ramuan Racun/Malapetaka ——> abnormalitas dan karut-marut Islam [Ketauhidan Sesat Islam]

Akibat satu perkara ini —Ketauhidan, menjadi sumber semua MALAPETAKA DALAM TUBUH ISLAM SENDIRI MAUPUN NON-ISLAM, sehingga ada sekitar 400 milyar orang HARUS/SUDAH TEWAS, karena ULAH Muhammad dan pengikutnya selama 1400 tahun ini!

Silahkan baca postingan lengkap saya disini:
http://buktisaksi.life/blogs/2626/2017/07/Penolakan-Muslim-Tak-Ada-Trinitas-#c136042
Di bawah judul: Eksistensialisme Islam: Kesetaraan Esensial Ketauhidan Sesat Islam dan KEBENCIAN terhadap Yahudi dan Kristen.

Menurut saya, ada baiknya pak Admin mempertimbangkan sekali lagi Artikel di atas, apakah sudah layak saji atau tidak, sebab bagaimanapun sedikit-banyak artikel anda ada dampaknya bagi pembaca.

Saya tidak bisa banyak mengomentari artikel anda, tetapi pada butir satu anda mengatakan:
1. Tradisi Muslim menyatakan bahwa Muhammad adalah seorang pedagang yang sukses sebelum menekuni karier kenabiannya......

Komentar dan pertanyaan:
Kalau benar Muhammad adalah seorang pedagang yang sukses seperti keyakinan anda yang membuktikan bahwa Muhammad dapat membaca dan menulis, maka pertanyaan saya adalah apakah anda tidak tahu bahwa Muhammad tidak pernah sukses menjadi seorang pedagang? sebab justru ia mengalami KEBANGKRUTAN TOTAL, SEJAK TIDAK LAMA DARI SEPENINGGALAN KADIJAH ISTRINYA! MAKA DARI DESAKAN EKONOMI TERSEBUTLAH MUHAMMAD DAN KELOMPOKNYA MENJADI PERAMPOK PARA PEDAGANG KARAVAN, DAN SELANJUTNYA SUKSES DALAM KARIERNYA MENJADI PERAMPOK PALING ULUNG DI DUNIA, YAITU MERAMPOK ATAS NAMA AWLOH SWT!

Tolong anda jelaskan masalah ini!
Muhammad Abu Bakar
Reply| 18 Feb 2018 20:28:20
ASSALAMUALAYKUM WARAMATULAHI WABAROKATUH
Sebagai sesama ummat Beragama yang menyembah ALLAH SWT Sebagai TUHAN YANG MAHA ESA Kepada Krestener Krestener Budiman Bagaimana Kalau kita Diskusi dan Sharing mengenai TAUHID ( KEESAAN ALLAH SWT ) di Gereja mu saja . Silahkan Undang Kami ummat muslim hamba hamba ALLAH SWT di gereja atau di rumah mu . Sesuai Peribahasa Bangsa kita Bangsa Indonesia yang beradab luhur : “ TAK KENAL MAKA TAK SAYANG “
Dimanakah Alamat gereja mu wahai krestener krestener Budiman ? Siapakah nama nama mu wahai krestener krestener budiman ? Syukron
Semoga Hidayah ALLAH SWT membuka mata hati saudara saudara sebangsa ku ummat krestener Budiman . Amin .
Fetching more Comments...
↑ Back to Top